Beberapa Hal Tentang Penyebab Jerawat

Banyak hal yang menjadi faktor menjadi pemicu jerawat, namun penyebab jerawat utamanya diperkirakan merupakan kenaikan kadar androgen. Androgen adalah sejenis hormon, yang akan mulai aktif saat masa remaja dimulai. Pada wanita, itu akan diubah menjadi estrogen. Kenaikan kadar androgen menyebabkan kelenjar minyak di bawah kulit tumbuh. Kelenjar yang membesar menghasilkan lebih banyak sebum. Sebum berlebihan bisa memecah dinding seluler di pori-pori, menyebabkan bakteri tumbuh.

Di Amerika Serikat (AS) sudah menjadi hal yang umum, setidaknya hingga 50 juta orang Amerika mengalami kondisi tersebut setiap tahunnya. Dan di Indonesia itu sendiri 2 juta orang setiap tahunnya.

Biasanya terjadi saat pubertas, bila kelenjar sebaceous aktif, tapi bisa terjadi pada usia berapapun. Sedikitnya 85 persen orang di A.S. mengalami jerawat antara usia 12 dan 24 tahun.

Empat faktor utama penyebab jerawat:

  1. Produksi minyak
  2. Sel kulit mati
  3. Pori-pori
  4. tersumbat Bakteri

Jerawat biasanya muncul di wajah, leher, dada, punggung dan bahu. Daerah kulit tersebut memiliki kelenjar minyak (sebaceous) yang paling banyak. Jerawat terjadi ketika folikel rambut tertancap dengan minyak dan sel kulit mati.

Folikel rambut terhubung dengan kelenjar minyak. Kelenjar ini mengeluarkan zat berminyak (sebum) untuk melumasi rambut dan kulit. Sebum biasanya mengalir di sepanjang poros rambut dan melalui bukaan folikel rambut ke permukaan kulit Anda.penyebab jerawat

Bila tubuh kamu menghasilkan jumlah sel sebum dan sel kulit berlebih, keduanya bisa terbentuk di folikel rambut. Mereka membentuk steker yang lembut, menciptakan lingkungan dimana bakteri bisa berkembang. Jika pori yang tersumbat menjadi terinfeksi bakteri, hasilnya adalaha peradangan.

Pori-pori yang teraliri minyak berlebih dapat menyebabkan dinding folikel menonjol dan menghasilkan whitehead (komedo putih). Atau stekernya mungkin terbuka ke permukaan dan bisa menjadi hitam, menyebabkan blackhead (komedo hitam). Sebuah blackhead mungkin terlihat seperti kotoran menempel di pori-pori. Tapi sebenarnya pori-pori tersebut padat dengan bakteri dan minyak, yang berubah menjadi hitam saat terkena udara (udara/debu kotor).

Faktor Penyebab Jerawat Yang Bisa Memperburuk Jerawat

Faktor-faktor ini bisa memicu atau memperparah jerawat:

  • Hormon.

    Androgen adalah hormon yang meningkat pada anak laki-laki dan perempuan selama masa pubertas dan menyebabkan kelenjar sebaceous membesar dan membuat lebih banyak sebum. Perubahan hormonal yang berkaitan dengan kehamilan dan penggunaan kontrasepsi oral juga dapat mempengaruhi produksi sebum. Dan jumlah androgen yang rendah beredar di darah wanita dan bisa memperburuk jerawat.

  • Obat Tertentu

    Obat yang mengandung kortikosteroid, androgen atau lithium bisa memperburuk jerawat.

  • Makanan Yang Menyebabkan Jerawat

    Studi menunjukkan bahwa beberapa faktor makanan yang menyebabkan jerawat. Termasuk produk susu dan makanan kaya karbohidrat – seperti roti, bagel dan keripik – dapat memicu penyebab jerawat. Cokelat telah lama dicurigai membuat jerawat semakin parah. Sebuah studi baru-baru ini terhadap 14 pria dengan jerawat menunjukkan bahwa mengonsumsi coklat dikaitkan dengan peningkatan jerawat. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memeriksa mengapa hal ini terjadi atau apakah pasien jerawat perlu mengikuti pembatasan diet tertentu.

  • Stress.

    Stres bisa membuat jerawat semakin parah.

Mitos jerawat

Faktor-faktor ini memiliki sedikit efek pada jerawat:

  • Makanan berminyak

    Mengkonsumsi makanan berminyak tidak banyak berpengaruh pada jerawat. Meski bekerja di area yang berminyak, seperti dapur dengan fry vats, memang karena minyaknya bisa menempel pada kulit dan menghalangi folikel rambut. Hal ini semakin mengganggu kulit atau meningkatkan jerawat.

  • Kulit Kotor

    Jerawat bukan karena kotoran yang menempel. Sebenarnya, ketika kamu membersihkan wajah dengan menggosok kulit terlalu keras atau membersihkan dengan sabun keras atau bahan kimia bisa membuat iritasi pada kulit dan bisa membuat jerawat semakin parah. Meski memang membantu menghilangkan minyak, kulit mati dan zat lainnya dengan lembut.

  • Kosmetik

    Penggunaannya tidak selalu memperburuk jerawat, terutama jika Anda menggunakan make up bebas minyak yang tidak menyumbat pori-pori (noncomedogenics) dan menghilangkan make up secara teratur. Kosmetik non-kosmetik tidak mengganggu efektivitas obat jerawat.